Translate

Senin, 20 Juli 2015

ARTISTIK 3: DIORAMA




Patung adalah benda tiruan bentuk manusia, binatang, tanaman dengan cara dipahat/sculpture.
Seiring perkembangan teknologi seni patungpun berkembang, tidak hanya dipahat tapi dicetak.









Namun nilai artistiknya dan keunikannya tetap unggul dengan cara dipahat.




Diorama /di•o•ra•ma/ adalah:
 1 sajian pemandangan dalam ukuran kecil yang dilengkapi dengan patung dan perincian lingkungan seperti aslinya serta dipadukan dengan latar yang berwarna alami; pola atau corak tiga dimensi suatu adegan atau pemandangan yang dihasilkan dengan menempatkan objek dan tokoh di depan latar belakang dengan perspektif yang sebenarnya sehingga dapat menggambarkan keadaan yang sebenarnya; 
2 pameran spesimen satwa liar atau pemandangan dl ukuran aslinya yang dilengkapi dengan lingkungan alam asli dan latar yg bercat




Singkatny Diorama adalah sejenis benda miniatur tiga dimensi untuk menggambarkan suatu pemandangan atau suatu adegan.
Diorama digunakan untuk menggambarkan keadaan sesungguhnya dari sesuatu.


Berikut contoh sederhana seni patung yang didioramakan:

































Sabtu, 20 Juni 2015

EGRANG

Egrang /eg·rang/ /égrang/ adalah alat yg digunakan untuk bermain jangkungan
dibuat dari tongkat  bambu dengan ukuran tertentu ukuran tinggi 2,75 meter dan diameter bawah minimal 2 dim (5 cm), tinggi pijakan kaki adalah 50 cm; digunakan seseorang agar bisa berdiri dalam jarak tertentu di atas tanah.

Permainan tradisional ini merupakan salah satu peninggalan budaya nenek moyang.
Permainan rakyat digunakan sebagai pengisi waktu luang. permainan enggrang sangat menyenangkan dan ekonomis, oleh karena itu permainan ini masih berkembang dan digemari anak-anak hingga dewasa.


Egrang adalah permainan tradisional Indonesia yang tidak diketahui dari mana asalnya, namun dijumpai di berbagai daerah di Indonesia dengan nama berbeda-beda seperti: sebagian wilayah Sumatera Barat dengan nama Tengkak-tengkak dari kata Tengkak (pincang), Ingkau yang dalam bahasa Bengkulu berarti sepatu bambu dan di Jawa Tengah dengan nama Jangkungan yang berasal dari nama burung berkaki panjang. Egrang sendiri berasal dari bahasa Lampung yang berarti terompah pancung yang terbuat dari bambu bulat panjang. Dalam bahasa Banjar di Kalimantan Selatan disebut batungkau.Permainan Egrang sendiri sangat unik  karena sangat dibutuhkan ketrampilan dan keseimbangan tubuh bila menaikinya, makanya tidak semua orang baik orang dewasa maupun anak anak bisa bermain Egrang. Bentu Egrang disesuaikan dengan pemakainya sesuai dengan umur si pemakai, bila yang bermain orang Dewasa  maka pembuatanya pun panjang dan tinggi, sedangkan untuk anak anak bentuk dan ukuranya pun pendek.


Egrang di Indonesia biasa dimainkan ataupun dilombakan biasanya pada saat peringatan hari Kemerdekaan pada bulan Agustus.

Nilai budaya yang terkandung dalam permainan egrang adalah: kerja keras, keuletan, dan sportivitas.

Berikut foto  anak - anak  bermain enggrang :





















.