Sikunir
Melihat pemandangan Matahari terbit atau sunrise saat ini menjadi trend di kalangan wisatawan domestic maupun mancanegara khususnya mereka yang menyukai fotografi.
Matahari terbit adalah peristiwa dimana sisi teratas matahari muncul di atas horizon di timur. Matahari terbit berbeda dengan fajar.
Rona merah dan oranye langit ketika Matahari terbit
disebabkan oleh penyebaran sinar matahari oleh partikel debu, partikel
kecil, aerosol padat lainnya, dan aerosol cair di atmosfer bumi.
Indonesia memiliki tempat-tempat indah untuk menikmati matahari terbit,salah satunya adalah Sikunir.Golden Sunrise Sikunir bisa dinikmati dengan sempurna pada saat kemarau dan langit cerah tak berawan atau sekitar bulan Juli – September
Fajar adalah periode waktu yang mendahului matahari terbit. Indikasinya yaitu adanya cahaya matahari yang lemah sementara Matahari sendiri masih berada di bawah horizon. Matahari berada
pada kisaran 6 s.d 18 derajat di bawah horizon.
Saat Fajar tiba langit mulai ada sedikit cahaya Matahari
untuk membedakan antara horizon dan objek-objek yang berada di horizon untuk membedakan objek-objek pada saat fajar ini manusia
dapat melakukan aktivitas luar rumah
Karena refraksi atmosfer menyebabkan matahari terlihat seperti berada di bawah horizon, Matahari terbit merupakan suatu ilusi optik yang mempesona.
Indonesia memiliki tempat-tempat indah untuk menikmati matahari terbit,salah satunya adalah Sikunir.Golden Sunrise Sikunir bisa dinikmati dengan sempurna pada saat kemarau dan langit cerah tak berawan atau sekitar bulan Juli – September
Sikunir berketinggian 2.350 mdpl terletak di Desa
Sembungan, Kejajar, di Dataran Tinggi Dieng Wonosobo Jawa Tengah.Suhu berkisar 15—20 °C di siang hari dan 10 °C di malam hari.
Suhu udara dini hari di Sikunir lebih kurang 13 derajat Celcius. Kabut putih gelap menutupi tanah.Dinginnya udara terasa menusuk pori. Tembus ke tulang membuat anggota tubuh terasa kaku.
Karena itu wisatawan yang ingin menikmati matahari terbit wajib mengenakan jaket penghangat, slayer,sarung tangan, ketu/topi wol, kaos kaki,sepatu/sandal gunung untuk mengatasi dinginnya udara dan jangan lupa membawa lampu senter untuk penerang jalan waktu mendaki; bekal makan dan air minum yang cukup,karena udara dingin membuat kita cepat merasa lapar dan haus.
Suhu udara dini hari di Sikunir lebih kurang 13 derajat Celcius. Kabut putih gelap menutupi tanah.Dinginnya udara terasa menusuk pori. Tembus ke tulang membuat anggota tubuh terasa kaku.
Karena itu wisatawan yang ingin menikmati matahari terbit wajib mengenakan jaket penghangat, slayer,sarung tangan, ketu/topi wol, kaos kaki,sepatu/sandal gunung untuk mengatasi dinginnya udara dan jangan lupa membawa lampu senter untuk penerang jalan waktu mendaki; bekal makan dan air minum yang cukup,karena udara dingin membuat kita cepat merasa lapar dan haus.
Dibutuhkan semangat yang kuat melawan dingin di Sikunir untuk
bisa melihat matahari terbit dan
merasakan hangatnya .
Perjalanan yang ditempuh untuk bisa sampai di Sikunir adalah sebagai berikut:
Perjalanan yang ditempuh untuk bisa sampai di Sikunir adalah sebagai berikut:
1.
Dari kota Wonosobo menuju obyek wisata Candi Dieng ; carilah
tempat istirahat/penginapan;
2.
Dari Dieng menuju
Telaga Cebong Desa Sembungan, Kejajar
3.
Menuju pos pendakian Sikunir – biaya masuk objek Rp2.000/orang
4. Trekking (Jalan Kaki)
dari tempat parkir yang letaknya di bawah bukit. puncak Sikunir – jarak tempuh sekitar1km;
waktu tempuh standar 15 menit ;waktu pendakian yang tepat sekitar pukul 04.30 WIB Pendakian menuju puncak Sikunir dilakukan saat pagi
buta dan sangat gelap,meskipun sudah ada rute jalan setapak pendakiannya tetaplah
berhati – hati . Pada saat mendaki dibutuhkan konsentrasi yang cukup
baik ; karena di kiri – kanan jalan
setapak dan menanjak adalah lereng curam serta banyaknya batuan menjadikan rute
ini licin karena embun/kabut.Bawalah lampu
senter untuk penerang jalan.
Sesampainya di puncak Sikunir carilah tempat yang
tepat dan tunggulah beberapa saat sambil menikmati bekal makan dan minum yang
dibawa.Sekitar pukul 05.20 WIB – Freezing moment! Dingin dan gelap perlahan mulai berubah; udara mulai menghangat
Sedikit demi sedikit semburat cahaya merah mulai tampak di ufuk timur.
Merambat naik menyapu awan warna gelap kelabu menjadi merah jingga.
Layar panorama kian mempesona bayangan hitam gunung Sindoro tampak gagah mempesona,perlahan menyusul gunung Sumbing yang angker perkasa,
apabila pagi cerah tak berawan dari puncak Sikunir ini tampak juga di kejauhan kubah Merapi yang miring – Merbabu dan pegunungan Ungaran indah bersalut awan.Amazing!
Karya Tuhan benar – benar dahsyat sempurna.
Dan ketika panorama Sunrise di Sikunir yang indah di depan mata,silakan nikmati sepuasnya dan jangan sia-sia moment langka ini, abadikan panorama dengan jepretan kamera anda.
Pendakian yang melelahkan menuju puncak Sikunir, terpuaskan dengan menyaksikan matahari terbit yang mempesona.
Satu hal yang perlu kita ingat kondisi fisik dan mental harus benar - benar prima. Jangan sampai sakit dan turun bukit harus di tandu seperti ini...
Siapkan diri anda, silahkan datang dan buktikan keindahannya!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar